
Di sepuluh terakhir bulan Ramadhan, Allah SWT menjanjikan sebuah malam yang pahalanya lebih baik dari seribu bulan, malam penuh berkah di mana Al Qur’an diturunkan dan malaikat turun ke bumi dengan membawa rahmat serta ketetapan dari Allah SWT. Itulah malam Lailatul Qadar.
Malam lailatul Qadar adalah hadiah dari Allah SWT untuk umat nabi Muhammad Saw, hanya umat Nabi Muhammad Saw, saking utamanya Allah SWT memberikan satu waktu yang sangat penting, yang di dalamnya terdapat keistimewaan, yang jika dilakukan ibadah di malam tersebut, maka nilai pahalanya sama dengan ibadah yang dilakukan selama 1000 bulan atau sekitar 80 tahun. Tidak ada keistiwewaan seperti ini yang Allah SWT turunkan kepada umat sebelumnya. Allahu Akbar.
Diriwayatkan bahwa, Aisyah ra. pernah bertanya kepada Nabi Muhannad Saw tentang doa yang sebaiknya diucapkan di malam Lailatul Qodar:
“Kalau aku tahu ada satu malam yang pasti adalah Lailatul Qadar, doa apa yang sebaiknya aku panjatkan?” Tanya ‘Aisyah.
Rasul-shallallahu’alaihi wa sallam menjawab:
“Berdo’alah: Allahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu’anni. Artinya: Ya Allah, Engkau Maha Memberikan Maaf dan Engkau suka memberikan maaf, menghapus kesalahan, karenanya maafkanlah aku, hapuslah dosa-dosaku.” (HR. Tirmidzi dan Ibnu Majah).
Yuk, perbanyak amal ibadah dan do’a di hari-hari terakhir bulan Ramadhan ini, manfaatkan sebaik mungkin keistimewaan yang Allah SWT anugerahkan kepada kita, semoga Allah memaafkan dan mengampuni dosa-dosa kita, menerima amal ibadah kita, serta mengabulkan semua do’a dan pinta kita, Aamiin.
Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al-Qur’an) pada Lailatulqadar. Tahukah kamu apakah Lailatulqadar itu? Lailatulqadar itu lebih baik daripada seribu bulan. Pada malam itu turun para malaikat dan Rūḥ (Jibril) dengan izin Tuhannya untuk mengatur semua urusan. Sejahteralah (malam) itu sampai terbit fajar.(Qur’an, Surat Al Qadr: 1-5)
