
Awal musim hujan di bulan ini menginspirasi kami untuk merancang kegiatan seru praktik sains kelompok A dan B di TD-KB-TK Islam Al Azhar 27 Cibinong. Ceria dan akifnya anak-anak menambah warna dan melengkapi rancangan kegiatan yang akan dilaksanakan.
Berbagai alat dan bahan mulai dituliskan dalam daftar kebutuhan kegiatan, minyak goreng, air, gelas bening, sumpit dan terakhir tentunya pewarna makanan. Terbayang serunya kegiatan sains yang akan kami lakukan.
Sesuai jadwal yang telah ditentukan, kegiatan sains di sekolah kami ada dalam program kegiatan Pusat Sumber Belajar (PSB) yang dilaksanakan pada pekan ke – 2 dan ke – 4 setiap bulannya. Pada bulan November pekan ke – 2 ini diawali oleh Kelompok A1, dilanjutkan di hari berikutnya kelompok A2, kelompok B1 dan kelompok B2.
Kegiatan ini dilakukan dengan tujuan untuk mengenalkan pada anak terkait perbedaan, ciri-ciri dan karakter zat cair yang ada disekitar kita. Sebelum kegiatan sains dimulai, ibu guru terlebih dahulu menyiapkan alat dan bahan berupa air, minyak goreng, pewarna makanan, wadah dan juga pengaduknya. Alat dan bahan disusun pada meja dihadapan anak-anak. Terlihat wajah mungil yang sangat antusias dan ingin tahu melihat beberapa bahan dihadapan nya. Berbagai respon ketertarikan dari anak-anak terdengar, mulai dari celotehan, pertanyaan spontan, ekspresi senang maupun gerakan tangan yang berusaha untuk meraih bahan-bahan yang tersedia.
Sesuai dengan karakteristik pada anak usia dini, kegiatan sains diawali dengan bernyanyi dan bergerak. Setelah anak-anak terlihat siap dengan kondisi menerima informasi, praktik sains hari ini siap dimulai. Ibu guru terlebih dahulu mendemonstrasikan dan menjelaskan pada tiap tahap yang akan dilakukan.

Setelah melihat demonstrasi dari ibu guru, anak-anak langsung mencoba eksperimen sains sesuai tahapan yang sudah dijelaskan sebelumnya. Tahap pertama, anak-anak akan menuangkan minyak goreng pada wadah bening, sementara pada wadah bening yang lain sudah tersedia air bersih.

Tahap kedua, ketika minyak goreng sudah dituang, lalu mencampurkan pewarna makanan dan mengaduknya menggunakan pengaduk yang sudah disiapkan.

Pada tahap akhir, minyak goreng dan pewarna yang sudah tercampur, lalu dituang ke dalam wadah berisi air bersih.

Pada tahap ini, proses rintik hujan warna-warni akan terjadi. Anak-anak diminta untuk memperhatikan bagaimana proses ini berlangsung.

Ketika pada tahap akhir, berbagai respon dan komentar dari anak-anak terdengar oleh ibu guru.
“Wah… bagus Bu Guru, apa itu?”
“Bu Guru, hujannya berwarna.”
dan banyak lagi komentar menarik lainnya.
Masya Allah, dengan pendampingan ibu guru, alhamdulillah kegiatan praktek sains Hujan Pelangi ini begitu dinikmati, terlihat dari ekspresi wajah dan rasa ingin tahu yang ditunjukkan oleh anak-anak.
Selain mengenalkan perbedaan dan karakteristik berbagai zat cair, hikmah yang dapat dipetik pada kegiatan ini adalah bahwa setiap anak memiliki karakteristik dan perbedaan nya sendiri. Sehingga tidak dapat disamakan antara satu individu dengan individu lainnya.
